Diabetes dan Cara Mengatasinya dengan Royal Gamat Liquid

Apakah Anda sering merasa lapar? Hati-hati! Itu bisa jadi tanda penyakit diabetes. Penderita diabetes selalu merasa lapar meski sudah makan dalam porsi yang banyak. Penyebab rasa lapar ini karena penumpukan gula pada tubuh diabetes yang tidak mampu memproduksi insulin secara maksimal atau resistensi insulin. Padahal, insulin berperan untuk mengubah gula menjadi energi. Akhirnya, sel tubuh pun berusaha meningkatkan asupan energi dengan mengirim sinyal lapar pada otak. Hal ini dapat diperparah dengan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat atau makanan yang cepat berubah menjadi gula. 

Diabetes adalah penyakit yang dikarenakan tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa yang menumpuk akibat tidak diserap sel tubuh dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh dan berbagai komplikasi seperti penyakit jantung koroner, stroke, obesitas, serta gangguan pada mata, ginjal, dan saraf.yang membahayakan nyawa penderita. 

Diabetes dibedakan menjadi dua, yaitu diabetes tipe satu dan tipe dua. Pada diabetes tipe satu, tubuh tidak mampu memproduksi insulin. Umumnya disebabkan faktor genetik dan faktor lingkungan. Sedangkan diabetes tipe dua adalah tipe yang lebih umum, yaitu tubuh tidak membuat dan  menggunakan insulin dengan baik. Tanpa insulin yang cukup, glukosa menumpuk didalam tubuh. Seseorang akan lebih mudah mengalami diabetes tipe dua jika memiliki berat badan berlebih, bertambahnya usia, kurang aktif bergerak, tekanan darah tinggi dan memiliki kadar kolesterol dan trigliserida abnormal. Selain kedua jenis diabetes tersebut, wanita hamil juga bisa terkena diabetes yang disebut diabetes gestasional. Istilah pradiabetes diperuntukkan pada kondisi tubuh dengan gula darah yang lebih tinggi dari biasanya tetapi tidak cukup tinggi untuk disebut diabetes. Pradiabetes beresiko tinggi terkena diabetes tipe dua. 

Sekitar 90-95% persen penderita diabetes di dunia menderita diabetes tipe dua. Data dari WHO, pada tahun 2010 Indonesia berada di urutan empat kategori penderita DM (diabetes mellitus) tertinggi di dunia, yaitu 8,4 juta kasus dan diprediksiterus meningkat ke- 21,3 juta kasusdi tahun 2030.  Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa pada tahun 2013, sekitar 6,9% penduduk Indonesia dianggap mengalami diabetes. 

  1. Gejala Diabetes

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa salah satu gejala diabetes adalah sering merasa lapar. Lalu, apakah perasaan sering lapar pasti disebabkan oleh penyakit diabetes mellitus? Jawabannya: tidak selalu. Hal ini dapat disebabkan banyak kondisi lain yang juga bisa membuat Anda sering merasa lapar. Langkah lebih tepat adalah melakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui kadar gula di dalam tubuh. Dilansir dari alodokter.com, diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, bahkan beberapa hari saja. Sedangkan pada diabetes tipe 2, banyak penderitanya yang tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes selama bertahun-tahun, karena gejalanya cenderung tidak spesifik. Selain sering merasa lapar, ada beberapa gejala yang dirasakan penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2, yaitu:

  • Sering merasa haus dan sering buang air kecil
  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Berkurangnya massa otot.
  • Terdapat keton dalam urine. Keton adalah produk sisa dari pemecahan otot dan lemak akibat tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai sumber energi.
  • Lemas.
  • Pandangan kabur.
  • Luka yang sulit sembuh.
  • Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.

2. Faktor Resiko Diabetes 

Faktor resiko diabetes dibedakan menjadi faktor yang tidak dapat dimodifikasi dan yang dapat dimodifikasi. Faktor yang tidak dapat dimodifikasi adalah ras dan etnik, umur, jenis kelamin dan riwayat keluarga dengan diabates. Sedangkan faktor resiko yang dapat dimodifikasi erat kaitannya dengan perilaku hidup yang kurang sehat, yaitu berat badan lebih, obesitas abdominal/sentral, kurang aktifitas fisik, hipertensi dislipidemia, diet tidak sehat/tidak seimbang, riwayat Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atau Gula Darah Puasa Terganggu (GDP terganggu) dan merokok.

3. Cara Mengatasi Diabetes dengan Royal Gamat Liquid

Gamat atau teripang merupakan hewan laut yang sudah sejak lama dikenal oleh masyarakat sebagai makanan dan obat tradisional. Gamat diketahui mengandung berbagi macam nutrisi dan senyawa aktif yang baik bagi tubuh, seperti asam amino,vitamin B kompleks, fosfor, kalium, hingga kolagen. Kandungan tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh seperti menurunkan tekanan darah, mengatasi diabetes, hingga menjaga sistem kekebalan tubuh. 

Teripang mengandung asam amino essensial dan non-essensial. Salah satu peranan asam amino dalam tubuh adalah membentuk hormon insulin yang dikeluarkan oleh sel beta di pankreas. Hormon insulin ini sangat berperan penting dalam mengatur kadar glukosa darah. Keberadaan insulin dapat diibaratkan sebagai kunci untuk membuka pintu glukosa ke dalam sel. Di dalam sel, glukosa diubah menjadi energI. Sedangkan jika insulin tidak ada, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik, maka glukosa akan tetap berada didalam pembuluh darah dan menyebabkan peningkatan glukosa. Peningkatan glukosa dalam darah ini dapat mengundang berbagai komplikasi dalam jangka waktu tertentu.

Kandungan seng (Zn) dalam teripang berperan sebagai mineral penyusun hormon insulin. Mineral essensial krom (Cr) berperan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak. Krom bekerjasama dengan insulin untuk memindahkan glukosa ke dalam sel. Sehingga kandungan zat gizi gamat dapat mengontrol kadar gula dalam darah. 

Kandungan kalium dalam gamat meningkatkan kepekaan insulin sehingga penurunan gula darah dapat berlangsung efektif. Gamat juga mengandung magnesium untuk menurunkan resiko hipertensi dan serangan jantung pada pengidap diabetes. Tentunya magnesium juga berperan penting dalam produksi dan fungsi insulin. Dengan asupan magnesium yang cukup dapat meningkatkan respon insulin dan meningkatkan toleransi gula darah.  

Selain itu, gamat yang mengandung omega-3 tinggi dapat berfungsi sebagai asupan tambahan. Asam lemak omega 3 khususnya DHA (docosahexcanoic acid) mempengaruhi sel-sel tubuh dalam merespon insulin. DHA banyak terdapat di otak dan mata. DHA dibentuk oleh ALA (alinolenic acid) yang berasal dari makanan. Namun, penderita diabetes yang memiliki kadar gula berlebih dapat mengalangi proses pengubahan ALA menjadi DHA. Oleh karenanya penderita diabetes dianjurkan mengonsumsi gamat yang mengandung berbagai nutrisi dan senyawa aktif lainnya yang sangat berperan penting bagi kesehatan, baik untuk mencegah, mengobati maupun mempercepat proses penyembuhan.

Pasien diabetes mellitus memiliki kecenderungan tinggi untuk mengalami ulkus kaki diabetik yang sulit sembuh dan resiko amputasi pada tungkai bawah, keadaan ini memberi beban sosioekonomi baik bagi pasien dan masyarakat.Ulkus kaki pada klien diabetes mellitus dapat diobati dengan memanfaatkan gamat. Hal ini dikarenakan gamat dapat mempercepat regenerasi sel dan efektif dalam penyembuhan luka, karena kandungan asam lemak seperti arachidonic acid (AA C20:4), eicosapentaenoic acid (EPA C20:5), and docosahexaenoic acid (DHA C22:6), serta protein dan kolagen yang fungsinya untuk mempercepat pertumbuhan jaringan.

Dengan mengonsumsi Royal Gamat Liquid yang mengandung ekstrak gamat segar 40%, kandungan kolagen 80%, serat nabati dan nutrisi sarang burung walet secara rutin dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan tenaga badan sehingga dapat beraktifitas dengan baik. Royal Gamat Liquid  mempunyai aktivitas menurunkan glukosa dalam darah serta bertindak sebagai insulin yang dikeluarkan oleh pankreas. Dengan komposisi bahan alami terbaik yang aman dan halal, Royal Gamat Liquid merupakan cara alami dan efektif untuk atasi diabetes.

4. Cara Penggunaan:

Health and Beauty Care Royal Gamat Liquid in One Step didapatkan dalam satu langkah saja, yaitu dengan mengonsumsi Royal Gamat Liquid secara rutin setiap 3 kali sehari.

Royal Gamat Liquid,

Buktikan dan Rasakan Perbedaanya.

 

Daftar Pustaka :

  • Alodokter. (2020). Diabetes. https://www.alodokter.com/diabetes . diakses tanggal 05 Januari 2021 pukul 15.00 WIB.
  • Riskesdas.(2013). Situasi dan Analisis Diabetes. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan
  • Bordbar S, Anwar F, Saari N.(2011). High-Value Components and Bioactives from Sea Cucumbers for Functional Foods. Journal marines Drugs . 9: 1761-1805.
  • Sendih, S. (2006). Keajaiban Teripang; Penyembuh Mujarab dari Laut. AgroMedia.

Penulis:

Rahma Rismayanti R
Product Manager D’Holistic Care

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *