Konsumsi Royal Gamat Liquid, Cara Alami dan Efektif Turunkan Kolesterol Tinggi

Dewasa ini, resiko penyakit kolesterol tinggi bukan hanya dialami orang lanjut usia, namun bisa juga menyerang orang dengan usia relatif muda. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), lebih dari 12 persen orang dewasa di atas usia 20 tahun memiliki kolesterol tinggi. Selain kondisi kesehatan tertentu dan riwayat keluarga, lagi-lagi hal tersebut disebabkan karena pola makan yang tidak sehat. Secara umum, makanan yang beresiko meningkatkan kolesterol adalah makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging merah, mentega, gorengan, dan keju tinggi lemak. Faktor obesitas dan kurang gerak pun menjadi penyebab penyakit kolesterol tinggi. 

Sebenarnya, apa itu kolesterol?

Kolesterol darah adalah zat lilin seperti lemak yang dibuat oleh hati. Kolesterol darah sangat penting untuk kesehatan. Tubuh membutuhkannya untuk melakukan pekerjaan penting, seperti membuat hormon dan mencerna makanan berlemak. Tubuh sudah menghasilkan semua kolesterol darah yang dibutuhkan. Itulah sebabnya para ahli menganjurkan agar orang makan sedikit mungkin makanan yang mengandung kolesterol.  Kolesterol makanan ditemukan dalam makanan hewani, termasuk daging, makanan laut, unggas, telur, dan produk susu.

Ada dua jenis kolesterol yaitu kolesterol jahat dan kolesterol baik. Kolesterol jahat atau Low-Density Lipoprotein ( LDL), ialah kolesterol yang  bercampur dengan lemak untuk menumpuk di arteri. Seiring berjalannya waktu, LDL dapat menyebabkan penyumbatan dan penyempitan yang dapat memicu serangan jantung atau stroke. Kedua, kolesterol baik atau High-Density Lipoprotein ( HDL), yang bertindak mengambil kolesterol LDL dan membawanya keluar dari arteri.

Faktor pola makan dan aktivitas fisik sangat menentukan kadar kolesterol di dalam tubuh. Makanan yang dikonsumsi akan mengalami proses metabolisme dan menghasilkan adenosin triphosphate (ATP). ATP ini merupakan energi untuk melakukan aktivitas fisik. Pembentukan ATP ini disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga tidak semua makanan yang dikonsumsi akan diubah langsung menjadi ATP melainkan ada yang disimpan dalam bentuk kolesterol. Semakin banyak aktivitas fisik yang dilakukan maka kebutuhan ATP semakin meningkat dan akan menyebabkan sedikitnya pembentukan kolesterol total dan kolesterol Low-Density Lipoprotein (LDL) serta peningkatan kolesterol High-Density Lipoprotein (HDL).

Berapa kadar normal kolesterol?

Sebelum melakukan pemeriksaan tingkat kolesterol, Anda harus berpuasa terlebih dahulu selama 9-12 jam. Berikut kadar kolesterol dilansir dari alodokter.com :

  1. Tingkat HDL atau kolesterol baik minimal 60 mg/dL atau lebih dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Sebaliknya, tingkat HDL kurang dari 40 mg/dL justru menaikkan risiko penyakit jantung.
  2.  LDL atau kolesterol jahat sebaiknya berada pada tingkat yang rendah atau dapat ditoleransi tubuh, yaitu kurang dari 100 mg/dL. Jumlah LDL 130-159 mg/dL dapat dikatakan memasuki ambang batas tinggi
  3. Semakin rendah tingkat trigliserida, maka akan semakin baik untuk kesehatan. Jumlah trigliserida 150-199 mg/dL dapat dikatakan berada pada ambang batas tinggi
  4. Kolesterol total merupakan gabungan dari jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat, dan trigliserida dalam setiap desiliter darah. Kadar kolesterol yang kurang dari 200 mg/dL masih bisa ditoleransi. Jumlah kadar kolesterol 200-239 mg/dL sudah masuk pada ambang batas tinggi. Jika jumlahnya mencapai 240 mg/dL atau lebih termasuk tingkat kolesterol tinggi.

Apa dampak kolesterol tinggi?

Jika kolesterol sudah melebihi kadar normal maka akan sangat berbahaya bagi tubuh. Kolesterol tinggi merupakan silent killer yang mengintai siapa saja. Namun masih banyak yang mengabaikan penyakit ini. Sekitar 38% orang dewasa Amerika memiliki kolesterol tinggi (kolesterol darah total ≥ 200 mg / dL). Kolesterol yang berlebih akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah yang mengakibatkan penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Terlalu banyak kolesterol berisiko terkena penyakit jantung dan stroke.

Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit kardiovaskuler (gangguan pada jantung dan pembuluh darah). Menurut WHO (2017), 31% kematian didunia disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler. Survei di 8 negara Asia melaporkan, 50% penduduk Asia gagal menurunkan kadar kolesterol jahat. Di Indonesia, kegagalan ini bahkan mencapai 70%. 

Apa saja gejala kolesterol?

Kolesterol tinggi tidak memiliki tanda atau gejala, jadi satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kamu memilikinya adalah dengan memeriksakan kadar kolesterol. Namun, studi pendahuluan yang dilakukan Setiyono (2018), terhadap 20 lansia dengan wawancara diketahui bahwa sebagian besar lansia mengalami tanda dan gejala kolesterol tinggi seperti kaku pada leher dan punggung, kesemutan, nyeri dada, mudah lelah, sakit pada kaki dan tangan, serta mudah emosi. Tetapi kebanyakan dari lansia tersebut mengatakan itu hal biasa dan tak perlu di obati, atau di obati hanya dengan obat warung atau dengan kerokan.

Bagaimana cara menurunkan kolesterol?

Beberapa faktor resiko seperti usia dan riwayat keluarga memang tidak dapat dikendalikan, namun kamu bisa mengambil langkah-langkah menurunkan resiko kolesterol tinggi dengan pola makan dan gaya hidup sehat, seperti :

  1. Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan. Serta memilih sumber karbohidrat yang baik
  2. Hindari makanan lemak jenuh seperti goreng-gorengan. 
  3. Konsumsi makanan kaya omega-3, seperti ikan salmon, gamat (teripang emas), makerel, tuna, sarden, kacang kenari, dan biji chia.
  4. Olahraga teratur
  5. Tidur yang cukup
  6. Hindari stress berlebih
  7. Hindari rokok

Selain itu orang-orang banyak yang mengatasi masalah kolesterol tinggi dengan mengonsumsi obat. Namun, tidak sedikit orang yang lebih memilih menggunakan bahan alami untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, karena relatif aman tanpa menimbulkan efek samping dan harga terjangkau. Ada cukup banyak bahan alami yang sudah dilakukan penelitian bisa menurunkan kadar kolesterol darah, salah satunya ialah gamat (teripang emas).

Gamat (Teripang Emas)

Gamat (teripang emas) mengandung omega 3 (EPA dan DHA) yang merupakan asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang. Tubuh manusia sebenarnya secara alami memproduksi DHA, tetapi jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan sehingga perlu tambahan dari luar. Mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3 akan menurunkan resiko kolesterol tinggi. 

Hal ini disebabkan omega 3 bekerja melenturkan pembuluh darah dan menurunkan kadar trigeliserida, mengurangi kadar LDL dan menaikkan partikel HDL. Selain bermanfaat menyehatkan sistem kardiovaskular, omega 3 memperbaiki kondisi pasien yang terkena lupus, psoriasis, mengurangi rasa sakit menstruasi, dan mencegah osteoporosis.

Gamat juga mengandung glikosaminoglikan atau disebut juga GAGs ini, di dalamnya terkandung asam heksosamin dan heksuronat. GAGs terbukti mencegah peningkatan trigliserida, kolesterol dan fosfolipid dalam hati. Sterol yang terdapat di dalam teripang juga dipercaya dapat menurunkan kolesterol. Zat itu menghadang penyerapan kolesterol pada pembuluh darah manusia sebanyak 15%.

Royal Gamat Liquid

Walaupun Indonesia merupakan penghasil teripang terbesar, sayangnya semua diekspor sebagai teripang segar dan teripang yang telah diawetkan, masih sedikit upaya pemanfaatan zat aktif yang terkandung dalamnya. Untuk itu, D’Holistic Care mengemas gamat segar dalam kemasan praktis Royal Gamat Liquid yang memperhatikan standar proses dan kualitas yang terjamin dari bahan terbaik alam Indonesia. Bukan hanya itu, Royal Gamat Liquid dilengkapi dengan bahan alami terbaik lainnya yaitu nutrisi sarang burung walet. 

Sarang burung walet memiliki khasiat yang tidak kalah ampuh dalam menurunkan kolesterol tinggi. Seperti yang dilansir dari hellosehat.com, sarang burung walet sarang walet berpotensi menurunkan risiko pengentalan darah (hiperkoagulasi) akibat kolesterol tinggi. sarang walet memiliki efek yang mirip dengan simvastatin (obat penurun kolesterol). Namun, sarang walet tidak menunjukkan kecenderungan memperburuk kerja metabolisme.

Dengan komposisi bahan alami terbaik yang aman dan halal, Royal Gamat Liquid merupakan cara alami dan efektif turunkan kolesterol tinggi. Suplemen kesehatan ini bersifat holistic yang dapat mencegah, mengobati dan merawat pasca sakit. 

Cara Penggunaan:

Health and Beauty Care Royal Gamat Liquid in One Step didapatkan dalam satu langkah saja, yaitu dengan mengonsumsi Royal Gamat Liquid secara rutin setiap 3 kali sehari.

Royal Gamat Liquid,

Buktikan dan Rasakan Perbedaanya.

Daftar Pustaka 

  • Alodokter.(2020). Pentingnya Mengetahui Tingkat Kolesterol Normal. https://www.alodokter.com/pentingnya-mengetahui-tingkat-kolesterol-normal . Diakses pada tanggal 28 Desember 2020 pukul 12.30 WIB.
  • Centers for Disease Control and Prevention. (2020). Knowing Your Risk for High Cholesterol.
  • https://www.cdc.gov/cholesterol/risk_factors.htm. Diakses pada tanggal 28 Desember 2020 pukul 09.00 WIB
    Sendih, S. (2006). Keajaiban Teripang; Penyembuh Mujarab dari Laut. AgroMedia.
  • Setiyono, dan Saiful Gunardi. (2018). Extra Virgin Olive Oil dapat Menurunkan Kolesterol Total pada Lansia Anggota Posbindu Kenanga. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia. 8(2):401-406
  • Hellosehat. (2020). 7 Kebaikan Sarang Burung Walet Buat Kesehatan yang Tak Boleh Dilewatkan. https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-sarang-burung-walet/. Diakses pada tanggal 24 Desember 2020 pukul 10.00 WIB
  • Whitney E, Rolfes SR.(2015). Understanding Nutrition. 14th ed. Cengage Learning.

Penulis:

Rahma Rismayanti R
Product Manager D’Holistic Care

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *