Selain dengan Royal Gamat Liquid, 7 Tanaman Herbal pada Bio Tanamu Bantu Atasi Diabetes secara Alami

Diabetes ialah penyakit yang umum terjadi pada masyarakat. Jika tidak ditangani dengan baik dan tepat, diabetes dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi pada organ tubuh seperti mata, jantung, ginjal, pembuluh darah dan saraf yang membahayakan jiwa. Komplikasi akut timbul saat terjadi penurunan atau peningkatan kadar glukosa darah secara tiba-tiba sedangkan komplikasi kronis muncul dengan efek peningkatan kadar glukosa darah dalam jangka waktu lama.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai diabetes serta tips pencegahannya kamu bisa baca juga : Gejala dan Penyebab Diabetes dan Cara Mengatasinya dengan Royal Gamat Liquid https://dholisticcare.com/gejala-dan-penyebab-diabetes-serta-cara-mengatasinya-dengan-royal-gamat-liquid/ .

Indonesia memiliki kekayaan alam berlimpah sehingga banyak tumbuh tanaman herbal yang dipercaya dapat mengatasi diabetes secara alami. Bahan alami dipercaya lebih minim efek sampingnya, murah, dan aman. oleh karna itu, apa saja tanaman herbal yang berpotensi menurunkan kadar gula darah penderita diabetes?

Untuk menghindari diabetes, menerapkan pola hidup sehat adalah sebuah kunci utama seperti mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur serta menjaga berat badan tetap ideal. Namun selain itu, upaya lain yang bisa dilakukan adalah pencegahan dan pengobatan dengan tanaman herbal. Berikut tanaman herbal yang dapat atasi diabetes :

  1. Jahe

Jahe (Zingiber officinale) memiliki kandungan zat/bahan aktif yaitu flavonoid,gingerol, shogaol dan oleoresin (Sulistyoningsih, Rakhmawati, & Septiyanto, 2018). Gingerol dan shogaol adalah komponen fenol yang memiliki efek antiinflamasi, antikanker, dan antitumor. Jahe memiliki berbagai manfaat terutama bagi kesehatan. Kandungan fenolik membuat tanaman ini memiliki kemampuan untuk menurunkan glukosa darah bagi penderita diabetes mellitus.

Namun dilansirkan dari doktersehat.com, jahe tidak disarankan dikonsumsi jika penderita diabetes sedang mengonsumsi obat sejenis metformin atau harus memakai injeksi insulin demi mengendalikan kadar gula darah. Jika mereka mengonsumsi jahe, dikhawatirkan bisa membuat kondisi hipoglikemia atau anjloknya kadar gula darah yang bisa menjadi bahaya bagi penderita diabetes.

2. Kencur

Kencur (Sumber: alodokter.com)

Tanaman herbal yang memiliki nama latin kaempferia galanga
memiliki kandungan senyawa fenolik sebagai antioksidan yang berkontribusi terhadap penyembuhan diabetes mellitus.

3. Gaharu

Gaharu (Sumber : foresteract.com)

Hasil skrining fitokimia menunjukan bahwa daun gaharu mengandung flavonoid, steroid, tanin dan glikosida. Senyawa flavonoid terbukti memiliki sifat sebagai antidiabetes. Mekanisme flavonoid sebagai antidiabetes yaitu mencegah apoptosis sel-β, meningkatkan proliferasi sel β dan sekresi insulin sehingga aktivitas insulin meningkat (Silaban, 2014).

4. Minyak Zaitun

Manfaat minyak zaitun yang mampu obati luka diabetes ini sudah diketahui dan disarankan sejak dulu. Selain dapat mempercepat penyembuhan luka diabetes, minyak zaitun memiliki manfat yang lain yaitu dapat mempercepat pembekun darah, mengurangi peradangan dan mempercepat pertumbuhan granulasi (Sri Mulyati, 2017).

Minyak Zaitun merupakan minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal sebagai komponen utamanya. Sebagai komponen terbesar, asam lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun memiliki manfaat sebagai terapi nutrisi bagi penderita diabetes melitus. Hal ini dikatakan dengan peningkatan aktivitas insulin, yaitu meningkatkan sensitivitas insulin pada jaringan yang dituju, peningkatan sekresi insulin dan memperbaiki sel-sel beta pankreas (De Bruyne et al, 2008).

5. Virgin Coconut Oil

VCO mengandung antiinflamasi, antipiretik dan memiliki efek analgesik. VCO dapat meningkatkan pembentukan pembuluh darah baru pada luka. Aliran nutrisi dan oksigen yang baik dapat mempercepat penyembuhan luka. Minyak zaitun (Olive Oil) dan Virgin Coconut Oil memiliki lemak jenuh dan tak jenuh yang berfungsi merangsang produksi insulin.

6. Daun sirih

Manfaat daun sirih untuk diabetes ini datang dari kandungan antioksidan tingginya yang bisa mengurangi stres oksidatif penyebab kerusakan sel-sel tubuh pemicu ketidakseimbangan hormon insulin.

7. Daun Mimba

Aktivitas hipoglikemik ekstrak daun mimba setingkat dengan glibenklamid. Glibenklamid merupakan bahan aktif yang berfungsi sebagai anti diabetes. Bahan aktif ini banyak ditemukan dalam obatobatan penurun kadar gula darah yang beredar dipasaran. Berdasarkan data itu, ekstrak daun mimba bermanfaat untuk mengontrol gula darah dan mencegah atau menunda terjadinya diabetes melitus (Layla, 2017).

Dengan memperhatikan khasiat tanaman herbal, Bio Tanamu hadir dengan mengandung seluruh bahan yang telah disebutkan dalam bentuk essential oil. Diolah dengan cara destilasi, D’Holistic Care mengemas produk base botanical dengan memperhatikan kualitas dan usia tanam rempah-rempah untuk berbagai penyakit, tidak terkecuali bagi penderita diabetes. Perpaduan Royal Gamat Liquid yang dapat di konsumsi secara rutin dan kandungan 100% rempah rempah murni pilihan dari Bio Tanamu bersifat holistic yaitu dapat mencegah, mengobati dan merawat pasca sakit.

Biotanamu Healing Essential Oil adalah minyak essensial yang dibuat dari saripati 100% rempah-rempah murni, 11 atsiri dan mineral germanium. Minyak atsiri dari ekstrak tanaman yang berkhasiat untuk diabetes dapat langsung diserap ke dalam darah untuk bereaksi karena peran 50 juta reseptor penciuman dalam lubang hidung, sehingga efektif dalam menurunkan kadar glukosa dalam darah. Selain itu, kelebihan Bio Tanamu dibanding produk lain yang sejenis ialah :
1. Diproses dengan destilasi (disuling) sehingga kandungan murni 100% saripati rempah, 11 atsiri, dan mineral germanium.
2. Tanpa adanya tambahan parfum sintetis apapun
3. Bisa dibalur, bisa diminum, bisa dihirup sebagai uap aroma terapi karena 100% nature dan hasil proses suling murni
4. Tidak lengket dan nano partikel sehingga cepat meresap ke dalam kulit, warna kuning muda bening

Cara Penggunaan:
Dengan meminum langsung Bio Tanamu (diteteskan ke mulut) beberapa tetes s/d 1 sendok teh atau dicampurkan dengan air hangat secara rutin dapat mencegah, mengobati dan memulihkan kesehatan.

Bio Tanamu Family Care Healing Essential Oil.
Buktikan dan Rasakan Perbedaannya


Daftar Pustaka :

  • De Bruyne, L.K., Cataldo, C.B., and Whitney, E.N. (2008). Nutrition and Diet Therapy : Principles and Practice. 7th edition. Belmont : Wadseorth Thomson Learning.
  • DokterSehat.(2020). Bahaya Jahe bagi Penderita Diabetes dan Hipertensi, Benarkah?.  https://doktersehat.com/jahe-berbahaya-bagi-diabetes/.diakses pada tanggal 05 Januari 2021 pukul 17.00 WIB.
  • Fitriani,Nyayu, Putri Erlyn.(2019). Aktivitas Antidiabetik Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Ciplukan (Physalis angulata) dan Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis) pada Tikus Diabetes. Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Syifa’ MEDIKA. Vol.9 (2):70-78
  • Imroatu Zulaikha, Layla. (2017). Efektifitas Konsumsi Selang Daun Kelor dan Daun Mimba untuk Mengontrol Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes di Desa Jarin Kecamatan Pademawu, Prodi DIII Kebidanan Universitas Islam Madura. Jurnal Kesehatan Wiraraja Medika. 61-63
  • Pratiwi Rumana, Oshi. (2015). Perbedaan Tingkat Efektivitas antara Minyak Zaitun (Olive Oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
  • Silaban, S.F. (2014); Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk).
  • Sulistyoning Suharto, Idola Perdana, dkk. (2019).Pengaruh Pemberian Jahe (Zingiber Officinale) terhadap Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. 7(3), hal 76-83

Penulis:

Rahma Rismayanti R
Product Manager D’Holistic Care

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *